Explore the Heat!

(Published at Department of Professionalism and Career Development TERRA ITB’s Web May 5th, 2011)

Sebagai salah satu bagian dari mata kuliah Volkanologi dan Eksplorasi Panas Bumi, pada hari Rabu, 4 Mei 2011, sekitar 70 peserta mata kuliah, yang mayoritas adalah mahasiswa Teknik Geofisika ITB, berkumpul di depan gedung BSC-B sejak pukul 05.30 WIB.

Ada apa? Apa yang akan kami lakukan? Ke mana kami akan pergi? 

Menurut rencana, kami akan melakukan ekskursi mengunjungi salah satu lapangan panasbumi (geothermal) yang berlokasi di Kamojang, Kab. Garut, Jawa Barat yang berada di bawah pengelolaan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Pukul 06.55 WIB, ketiga buah bus yang disediakan ITB sudah dipenuhi oleh ke-70 mahasiswa peserta ekskursi dan siap berangkat. Perjalanan kami pun dimulai. Bus berjalan menuju gerbang tol Pasteur dan setelah menempuh perjalanan sekitar 30 km, perjalanan bebas hambatan berakhir di gerbang tol Cileunyi.

Sampai di daerah Cileunyi, kami sempat melalui beberapa daerah, salah satunya adalah Rancaekek. Pemandangan di daerah ini cukup menarik, karena sepertinya Rancaekek adalah daerah yang cukup maju. Kami juga melalui beberapa pusat penjualan dodol setelah memasuki daerah Garut. Memang, Garut terkenal dengan dodol-nya. Sayang sekali karena keterbatasan waktu, kami tidak sempat berhenti dan mendapatkan kesempatan berbelanja dodol khas Garut langsung dari sumbernya. Perjalanan dilanjutkan sekitar hampir 2 jam menelusuri lebar-sempitnya, ramai-sepinya, naik-turunnya jalanan menuju daerah Kamojang.

“Selamat datang di Kamojang Geothermal Field PT Pertamina Geothermal Energy”

Tulisan yang melintas di atas jalan ini memecah tanda tanya kami mengenai tujuan yang sepertinya tidak kunjung sampai juga. Kami mulai memasuki wilayah opersional PT PGE Kamojang. Pukul 09.30 WIB, sampailah rombongan kami, disambut oleh beberapa pejabat dan karyawan PT PGE di Ruang Serbaguna Dipa-Bramanta. Beberapa presentasi disampaikan oleh karyawan PT PGE menyangkut standar keselamatan, pengenalan geothermal, dan pengenalan PT PGE sebagai salah satu anak perusahaan PT Pertamina yang menjalankan kegiatan eksplorasi sampai penyediaan energi panasbumi di Indonesia.

Dari welcoming presentation yang diberikan, kami disadarkan mengenai peranan energi panasbumi yang ada di Indonesia. Berapa besar potensi yang dimiliki Indonesia –yang menempati urutan terbesar di dunia-, bagaimana panasbumi bisa menghasilkan listrik untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, bagaimana panasbumi menjalankan peranannya sebagai sumber energi yang ramah lingkungan, bagaimana proses eksplorasi panasbumi sampai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dan banyak lainnya.

Pukul 11.15 WIB, perjalanan berkeliling PT PGE Kamojang dilanjutkan dengan mengunjungi Geothermal Information Center. Kami dijelaskan mengenai instrumentasi dan proses pengeboran energi panasbumi. Tahapan dari eksplorasi, pengangkatan air dan uap dari perut bumi, melalui proses separasi, sampai bagaimana uap hasil panasbumi dapat mengerakkan turbin yang pada akhirnya dapat mengidupkan generator menghasilkan listrik dijelaskan dengan sangat rinci. Peranan kami, para calon Geophysicist, dalam dunia panasbumi juga dijelaskan. Kami akan sangat berperan pada tahapan eksplorasi dan monitoring. Ya, memang itu hal yang menjadi perhatian utama kami, mahasiswa Teknik Geofisika.

Setelah kami dikenalkan dengan berbagai instrumentasi pengeboran panasbumi dan prosesnya, kami dibawa untuk langsung melihat dan mengamati sumur pengeboran. Sepanjang perjalanan, kami melihat pipa besar dan panjang. Pipa berwarna logam dan hijau ini adalah bagian penting dari proses eksplorasi panasbumi. Pipa berwarna logam adalah hasil eksplorasi berupa uap dan/atau air yang akan dibawa menuju pengolahan pada tahapan selanjutnya, sedangkan pipa berwarna hijau akan berhubungan dengan sumur yang sudah diinjeksi. Pada kesempatan ini, kami di bawa ke sumur 51 dan 56. Lagi, dijelaskan bagaimana sumur tersebut berperan. Untuk pengeboran awal, kita belum memerlukan injeksi air pada sumur geothermal. Ketika air di dalam reservoir panasbumi sudah habis, namun masih memiliki potensi pemanasan reservoir oleh magma di bawah permukaan, potensi ini tetap dimanfaatkan dengan menginjeksikan air ke dalamnya. Air yang diinjeksikan ini, akan terpanaskan, dan kembali menghasilkan uap dengan tekanan dan suhu yang diinginkan.

Pada akhirnya, uap yang dihasilkan akan dialirkan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP). Ini adalah tujuan kunjungan kami berikutnya. Kami tidak diperbolehkan untuk turun di daerah ini. Menurut pembagian zona menurut keselamatan yang diterapkan oleh PT PGE, zona PLTP adalah zona kuning. Wilayah di mana safety glass, safety shoes, safety helm merupakan Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan. Baik PT PGE maupun kami, tidak mempunyai ketersediaan kelengkapan yang cukup, sehingga berkeliling wilayah PLTP dan mengamatinya dari dalam bus adalah hal terbaik yang dapat kami lakukan. Menarik, kami merasakan aura kegiatan di sana.

Setelah selesai mengelilingi wilayah kerja PT PGE Kamojang, kami kembali ke Gedung Serbaguna Dipa-Bramanta. Sebagian istirahat, makan, dan solat. Pukul 14.00 WIB, kami berangkat meninggalkan Kamojang untuk bertolak kembali ke Bandung.

Perjalanan 2 jam dan 20 menit kami tempuh dengan sangat menyenangkan. Kegembiraan dan canda tawa membuat perjalanan  di saat kami sudah lelah menjadi tidak terasa.

Ketiga bus kembali dengan selamat di lingkungan kampus pada pukul 16.20 WIB.

Perjalanan kami hari ini memang hanya sekitar 9 jam, waktu yang cukup singkat untuk memulai banyak pengetahuan mengenai panasbumi. Inilah akhir perjalanan kami pada ekskursi kali ini, namun perjalanan kami sebagai calon geophysicist mengembangkan masa depan energi panasbumi Indonesia, baru saja dimulai.

*All photos courtesy by Ellena Saufika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s